Berita terkini :

SEMASA HIDUP, TAUFIQ KIEMAS GETOL PROMOSIKAN 4 PILAR

Selasa, 18 Juni 2013

JAKARTA - Sejak menjadi Ketua Mejelis Permusyawaratan Rakyat pada Oktober 2009, Taufiq Kiemas getol mempromosikan empat pilar Negara, yakni Pancasil, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika.
Tek berlebihan bila banyak yang menyebut upayanya mempromosikan keempat pilar tersebut sebagai warisan paling monumental dari kepemimpinan Taufiq, yang berpulang Sabtu lalu di Singapura.
Tak sekadar mempromosikan, dia sekaligus mempraktekkannya dalam kehidupan politik sehari-hari. Pembawaannya yang hangat, terbuka, dan egaliter membuat Taufiq mudah diterima kawan maupun mereka yang berseberangan pandangan.
Dalam politik praktis, dia memahami betul adagium “tak ada teman dan musuh yang abadi kecuali Kepentingan”. Itulah yang diterapkan dalam menjalin hubungan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyo.
Dengan telaten, Taufiq terus membujuk istrinya, Megawati, yang tersingkir, untuk mencairkan hubungan seperti yang dilakukannya. Belum sepenuhnya berhasil memang.
Tapi sesungging senyum diperlihatkan Megawati saat Presiden Yudhoyono menyalaminya setelah menyerahkan gelar pahlawan nasional untujjk Sukarno beberapa waktu lalu.
Kita sependapat empat pilar yang dipromosikan Taufiq Kiemas sebagai salah satu warisan fenomenal.
Karena itu, kalau masyarakat ingin menghormati almarhum yang terbaik adalah kembali menghayati dan mengamalkan pilar bangsa. DTK/INT
Share this Article on :
 

© Copyright MERDEKA NEWS 2012 -2013 | Design by walies production | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.